Klarifikasi tentang HOS Tjokroaminoto dan Sarekat Islam

Untuk menghindari stigma gerakan HOS Tjokroaminoto melalui (Partai) Sarekat Islam (Indonesia) yang dianggap sangat akomodatif terhadap Belanda dan bergaya ningrat pada masa perjuangan nasional sekitar tahun 1912-1934, saya tampilkan beberapa aksi penting Non Cooperation dari beliau yang  dikutip dari buku yang saya tulis, yaitu “JANG OETAMA: Jejak HOS Tjokroaminoto” dan dijadikan kumpulan twit #Tjokroaminoto  no 21-25:  Continue reading

Islam dan Nasionalisme: Pandangan HOS Tjokroaminoto

ISLAM DAN NASIONALISME

Oleh: HOS Tjokroaminoto

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung (QS. Ali Imran: 104)

 

Apabila benar berita-berita yang kita dengar, baik dari yang kita kenal maupun dari surat kabar Islam maupun non Islam, terutama mengenai tulisan yang dimuat di Fadjar Asia, tulisan saudara tuan Ahmad Hilmy, seorang jurnalis Muslim terpandang, maka menjadi jelaslah cepat atau lambat, kelompok yang berkuasa di Turki, yakni kelompok Kemalis, senantiasa berusaha dengan zalimnya mereduksi kekuatan-kekuatan Islam. Kelompok Kemalis telah mereduksi kekuatan Islam yang telah berabad-abad menjadi sumber kekuatan dan pedoman hidup jutaan rakyat di Turki. Mereka dengan keras bahkan kasar meletakkan Islam di belakang dan meletakkan cita-cita Asing (baca: Barat) di depan, yaitu cita-cita “kewadagan” (materialisme). Continue reading